Skip to content
HomePosts tagged 'JFrame'
- Kita dapat menggambar grafik 2D secara langsung di dalam widget.
- Kita dapat menggambar sebuah file bertipe .gif atau .jpeg secara langsung pada widget.
- Untuk menggambar grafik milikmu (termasuk sebuah .gif atau .jpeg), buatlah sebuah subclass JPanel dan mengganti “isi” dari method paintComponent ( ).
- Method paintComponent ( ) dipanggil oleh system GUI. Kita tidak bisa memanggilnya seperti method yang biasa. Argument pada method paintComponent ( ) asalah sebuah objek grafik yang memberikan kita sebuah permukaan untuk dijadikan tempat menggambar, yang dibatasi oleh layar/window. Kita tidak bisa sendiri membangun objek itu.
- Method-method khusus untuk memanggil sebuah objek Graphic (parameter paintComponent ) adalah : setColor (Color.blue); g.fillRect(20,50,100,120);
- Untuk menggambar sebuah .jpg, buatlah sebuah gambar menggunakan : Image image=new ImageIcon(“catzilla.jpg”).getImage( ); dan gambarlah menggunakan : drawImage(image,3,4,this);
- Objek direferensikan oleh parameter Graphics pada paintComponent ( ) sebenarnya sebuah instance dari class Graphics2D. Kelas Graphics2D mempunyai sebuah method yang beragam, termasuk : fill3DRect ( ), draw3DRect ( ), rotate(), scale(), shear (), transform ( ).
- Untuk meminta method-method Graphics2D, kita harus “melemparkan” parameter dari objek Graphics ke sebuah Objek Graphics2D : Graphics2D g2d= (Graphics2D) g; //g adalah referensi Objek Graphics
- Untuk membuat sebuah GUI, mulai dengan sebuah Window, biasanya sebuah JFrame contoh : JFrame frame = new JFrame( );
- Kita bisa menambah widget (button (Tombol), text field (tempat menulis text), dll) ke JFrame dengan menggunakan; Contoh dalam menambahkan sebuah tombol (button) : getContentPane( ).add(button);
- Tidak seperti kebanyakan komponen lainnya, JFrame tidak membiarkan kita untuk menambahkannya (add) secara langsung, jadi KITA HARUS menambahkan (add) ke isi Jendela (Window).
- Untuk membuat window (JFrame) tampil, KITA HARUS memberikannya sebuah UKURAN (size) dan memberitahunya untuk KELIHATAN (Visible): contoh; setSize(300,300); frame.setVisible(true);
- Untuk mengetahui kapan user meng-klik sebuah button (tombol) (atau melakukan aksi lainnya pada antarmuka pengguna), maka KITA perlu mendengarka sebuah GUI Event.
- Untuk mendengarkan sebuah event, KITA HARUS mendaftarkan keinginan kita dengan sebuah Sumber Event. Sebuah Sumber Event adalah sesuatu (Button, CheckBox, dll) yang melepaskan sebuah EVENT berdasarkan interaksi pengguna.
- Listener (Pendengar) antarmuka memberikan Sumber Event sebuah cara untuk memanggil kita kembali, karena antarmuka (interface) mendefinisikan method(s) Sumber Event akan memanggil ketika sebuah Event terjadi.
- Untuk mendaftarkan untuk Event-Event dengan sebuah Sumber, panggil Method yang Didaftarkan milik Sumber. Method Registrasi selalu berbentuk : add<EventType>Listener Untuk mendaftarkan sebuah ActionEvent-nya Button (Tombol), contoh, addActionListener(this);
- Menjalankan antarmuka (interface) listener dengan menjalankan semua method-method Event-handling milik Interface. Letakkan Kode Event-Handling kita di dalam Method memanggil-kembali listener. Untuk ActionEvents, methodnya ialah; public void actionPerformed (ActionEvent event) { button.setText(“you clicked!”); }
- Objek Event dilewatkan ke dalam Method Event-Handler dengan membawa informasi tentang Event, termasuk sumber Event.
Translate This Blog »